MENDUNG KEDUKAAN

 

Langit mendung slalu menyelimuti

Hujan deras yg penuh angin smakin kencang

Udara dingin menusuk kalbu

Hingga sakit mengiris sukma

 

Diriku semakin terpaku dlm kesakitan

Menguburkan cinta dalam kepedihan sukma

Mengukir asa dalam kedukaan

Tersirat lantang seakan tak menerima takdir Tuhan

 

Belaian kedukaan terlampau panjang

Hingga merindu dtngnya tawa

Menyempitkan asa dlm relung sukma

Membekukan gairah yg segenggam rasa

 
 
 

<< PREV NEXT >>

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: