KEDUSTAAN BUNGA CINTAMU

 

Ladang terindah yang sempat tersinggahi
Tempat ku merasakan indahnya bunga cintamu
Yang sempat hilang dilanda musim kekeringan
Tanpa tersirami setetes air kesetiaan mu

Bunga cinta pun sempat musnah dan layu
Semerbak harumnya pernah tak dapat ku cium
Jatuh lemah terkulai dijiwamu yang berdebu
Dengan serumpun duri yang menusuk dihatiku

Sederet musim kekeringan telah berlalu
Kini memberikan luang untuk kembali tumbuh
Berharap akan ku rasakan lagi bunga cintamu mewangi
Yang masih sedikit bersemayam tumbuh direlung hatiku

Namun bunga cintamu kembali terlindap
Seakan terpesona belukar ilalang perdu
Pasrah berkehendak menginginkan kembali layu
Menyerahkan sari cintamu pada hama benalu

Bongkahan jera menggelinding dalam jiwaku
Enggan sudah tertipu wangi bunga cintamu
Yang tanpa puas menusukan duri-durinya
Menebarkan wangi busuk untuk ku rengkuh

Akan ku cabut akar bunga cintamu dari rasa ku
Hingga bunga cintamu tak tumbuh lg diladang hatiku
Tanamkan bunga cintamu diladang cintamu yang lain
Hatiku tak akan mati karena kehilangan bunga cintamu

 
 
 

<< PREV

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: